Auto refresh 30 detik

Ekonomi

Pertamina Percepat Normalisasi Distribusi BBM di Kalbar, Tambahan Pasokan Mulai Disalurkan

29 Jul 2026, 16:36
Editor Utama
150 views
Gambar Pertamina Percepat Normalisasi Distribusi BBM di Kalbar, Tambahan Pasokan Mulai Disalurkan - pertamina percepat nor...
Gambar Pertamina Percepat Normalisasi Distribusi BBM di Kalbar, Tambahan Pasokan Mulai Disalurkan - pertamina percepat nor...

PONTIANAK – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mempercepat normalisasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat setelah antrean panjang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah kapal pengangkut BBM telah tiba di Integrated Terminal (IT) Pontianak, dan proses pembongkaran pasokan kini dioptimalkan untuk mempercepat penyaluran ke berbagai daerah.

Pertamina Percepat Normalisasi Distribusi BBM Kalbar. Tambahan pasokan tersebut akan didistribusikan ke Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Ketapang, Kayong Utara, Landak, serta sejumlah wilayah lain di Kalimantan Barat yang mengalami peningkatan kebutuhan BBM.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan perusahaan memahami kekhawatiran masyarakat terkait antrean di sejumlah SPBU.

"Kami memahami kekhawatiran masyarakat atas antrean yang terjadi di sejumlah SPBU. Saat ini kapal-kapal pengangkut BBM telah tiba dan proses penerimaan pasokan terus berlangsung. Pertamina terus mengoptimalkan penerimaan dan penyaluran pasokan untuk memperkuat ketersediaan stok serta mempercepat normalisasi distribusi di wilayah Kalimantan Barat," ujar Edi, Rabu (29/7/2026).

Mobil Tangki Beroperasi Lebih Awal

Sebagai bagian dari percepatan distribusi, Pertamina mengubah pola penyaluran dengan memberangkatkan mobil tangki mulai pukul 00.00 WIB. Langkah ini dilakukan agar pasokan BBM dapat tiba lebih awal di SPBU sebelum terjadi lonjakan pembelian masyarakat pada pagi hari.

Hingga Rabu pagi, distribusi BBM ke sejumlah SPBU telah berlangsung dan akan terus ditingkatkan secara bertahap sesuai kondisi di lapangan.

Selain itu, Pertamina juga menerapkan strategi build up stock, yaitu menambah persediaan BBM di SPBU sebelum stok mencapai batas minimum guna menghindari kekosongan.

Tambahan Pasokan 176 Kiloliter

Sejak Senin, Pertamina telah menyalurkan tambahan pasokan BBM sebanyak 176 kiloliter.

Penambahan distribusi dilakukan setiap hari dengan memprioritaskan SPBU yang mengalami lonjakan permintaan tertinggi dan antrean kendaraan paling padat.

Beberapa SPBU juga memperpanjang jam operasional hingga tengah malam agar mampu melayani lebih banyak masyarakat.

"Dengan pasokan yang terus diperkuat dan berbagai langkah antisipasi yang kami lakukan, Pertamina terus memastikan distribusi BBM berjalan secara optimal. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pihak terkait lainnya agar proses penyaluran berjalan aman, tertib, dan lancar," kata Edi.

Pengawasan Distribusi Diperketat

Selain memperkuat pasokan, Pertamina meningkatkan pengawasan terhadap proses penyaluran BBM di SPBU.

Koordinasi juga dilakukan bersama pemerintah daerah dan aparat keamanan guna membantu pengaturan arus kendaraan di lokasi yang masih dipadati antrean.

Pemantauan terhadap stok dan distribusi dilakukan secara berkala agar penyesuaian pasokan dapat dilakukan sesuai perkembangan situasi di lapangan.

Masyarakat Diimbau Tidak Melakukan Pembelian Berlebihan

pertamina percepat normalisasi distribusi bbm dan mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan serta kapasitas tangki kendaraan. Langkah tersebut dinilai penting agar distribusi berjalan lebih merata dan seluruh masyarakat tetap memperoleh pelayanan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan kapasitas kendaraan. Dengan membeli secukupnya, masyarakat turut membantu menjaga ketersediaan BBM sehingga pelayanan kepada seluruh masyarakat dapat berjalan lebih tertib," tutup Edi.

Kajian Redaksi

Langkah percepatan distribusi yang dilakukan Pertamina menunjukkan bahwa fokus utama saat ini adalah memulihkan rantai pasok BBM di Kalimantan Barat setelah terjadi lonjakan antrean di sejumlah SPBU. Penambahan pasokan melalui jalur laut, percepatan keberangkatan mobil tangki, serta strategi build up stock merupakan upaya menjaga ketersediaan BBM di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Namun, normalisasi distribusi juga bergantung pada kelancaran logistik, kecepatan pembongkaran pasokan di terminal BBM, serta perilaku konsumen. Pembelian dalam jumlah wajar sesuai kapasitas kendaraan dapat membantu pemerataan distribusi dan mengurangi risiko antrean panjang selama proses pemulihan berlangsung.

Keyword 

  • Distribusi BBM Kalbar
  • Pertamina Kalimantan Barat
  • Antrean SPBU Kalbar
  • BBM Pontianak
  • Pertamina Patra Niaga
  • Integrated Terminal Pontianak
  • Pasokan BBM Kalbar
  • SPBU Pontianak
  • BBM Ketapang
  • BBM Kubu Raya
  • BBM Kayong Utara
  • BBM Landak