Auto refresh 30 detik

Lingkungan Hidup

Kolase Journalist Camp 2026 Perkuat Peran Jurnalis Kawal Mangrove Kalbar

22 Jul 2026, 18:08
Editor Utama
113 views
Gambar Kolase Journalist Camp 2026 Perkuat Peran Jurnalis Kawal Mangrove Kalbar - kolase journalist camp 2026 perkuat
Gambar Kolase Journalist Camp 2026 Perkuat Peran Jurnalis Kawal Mangrove Kalbar - kolase journalist camp 2026 perkuat

Kolase Journalist Camp 2026 Perkuat Peran Jurnalis Kawal Mangrove Kalbar

PONTIANAK, Teropong Kalimantan – Kolase Journalist Camp 2026 kembali digelar sebagai ruang pembelajaran bagi insan pers untuk memperkuat kualitas pemberitaan mengenai pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan. Tahun ini, kegiatan tersebut memfokuskan perhatian pada mangrove Kalimantan Barat sebagai ekosistem strategis yang memiliki nilai ekologis sekaligus ekonomi bagi masyarakat pesisir.

Kolase Journalist Camp 2026 mengajak jurnalis Kalbar memperkuat liputan pembangunan berkelanjutan, mangrove, dan solusi masyarakat pesisir. Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 23–26 Juli 2026 di Kota Pontianak dan Desa Medan Mas, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya.

Direktur Yayasan Kolase, Andi Fahrizal, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk mempertemukan perspektif pembangunan nasional dengan realitas yang dihadapi masyarakat di wilayah pesisir Kalimantan Barat.

Mengulas Dampak Proyek Strategis Nasional

Rangkaian kegiatan diawali dengan Simposium Jurnalistik bertajuk "BUMN di Proyek Strategis Nasional Kalbar: Antara Akselerasi Ekonomi dan Pertaruhan Keadilan Ekologis" yang digelar di Universitas Tanjungpura Pontianak.

Forum tersebut mengangkat berbagai isu strategis terkait posisi Kalimantan Barat dalam pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN), mulai dari pembangunan pelabuhan internasional, hilirisasi industri mineral, hingga pengembangan infrastruktur energi.

Diskusi diarahkan untuk memperluas perspektif jurnalis dalam melihat pembangunan, tidak hanya dari sisi pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dampaknya terhadap masyarakat lokal, tata kelola sumber daya alam, serta keberlanjutan lingkungan.

Mendorong Jurnalisme Berbasis Solusi

Selain simposium, peserta mengikuti Klinik Jurnalistik Edu-Sains bertema "Menulis Masa Depan Mangrove Berbasis Solusi".

Berbeda dengan pendekatan pemberitaan yang berfokus pada kerusakan lingkungan, sesi ini mengajak peserta mengembangkan karya jurnalistik yang menyoroti berbagai inovasi, praktik konservasi, serta solusi yang telah dijalankan masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir.

Pendekatan solution journalism dinilai mampu menghadirkan informasi yang lebih konstruktif tanpa mengurangi fungsi pers sebagai pengawas kebijakan publik.

Belajar Langsung dari Masyarakat Pesisir

Pada 24 Juli, peserta akan melakukan perjalanan melalui jalur perairan menuju Desa Medan Mas, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya.

Kunjungan lapangan tersebut memberikan kesempatan bagi jurnalis untuk mengamati secara langsung kondisi pesisir, kawasan hutan mangrove, serta dinamika kehidupan masyarakat yang bergantung pada ekosistem tersebut.

Kegiatan dilanjutkan dengan Kuliah Pesisir: Tutur Akar Rumput, yang menghadirkan dialog antara peserta dengan masyarakat lokal mengenai praktik pengelolaan mangrove, pengetahuan tradisional, hingga tantangan yang dihadapi dalam menjaga kawasan pesisir.

Melalui interaksi tersebut, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai fungsi mangrove sebagai pelindung alami pantai dari abrasi, habitat berbagai spesies, penyerap karbon biru (blue carbon), sekaligus penopang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Perayaan Hari Mangrove Sedunia

Rangkaian Kolase Journalist Camp 2026 akan ditutup pada 26 Juli melalui peringatan Hari Mangrove Sedunia bertajuk "Menjaga Akar, Merajut Kabar".

Kegiatan ini menampilkan berbagai inovasi masyarakat dalam mengolah hasil hutan mangrove non-kayu, seperti buah dan daun mangrove menjadi produk bernilai tambah yang mendukung ekonomi lokal.

Peserta juga diajak memahami konsep green supply chain atau rantai pasok hijau yang mulai diterapkan dalam pengembangan produk berbasis mangrove di Kecamatan Batu Ampar.

Peran Pers dalam Pembangunan Berkelanjutan

Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, jurnalis memiliki peran strategis sebagai penyedia informasi yang akurat, berimbang, sekaligus menjadi penghubung antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat.

Melalui Kolase Journalist Camp 2026, peserta didorong menghasilkan karya jurnalistik yang tidak hanya mengungkap persoalan lingkungan, tetapi juga menyajikan data, konteks, serta berbagai praktik baik yang dapat menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan maupun penguatan partisipasi publik.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkaya kualitas pemberitaan mengenai pembangunan di Kalimantan Barat dengan tetap mengedepankan fakta, keberimbangan, dan kepentingan keberlanjutan ekosistem.

 

Keyword Utama:

  • Kolase Journalist Camp 2026 perkuat jurnalis
  • Mangrove Kalimantan Barat

Keyword Pendukung:

  • Kolase Journalist Camp 2026 
  • Jurnalis Kalbar
  • Hari Mangrove Sedunia
  • Desa Medan Mas
  • Batu Ampar
  • Pembangunan berkelanjutan